Deposito dan Tabungan Berjangka
Bisnis dan Finansial

Deposito dan Tabungan Berjangka, Mana yang Lebih Menguntungkan?

Talkingdollarsandcents – Dari sekian banyak macam produk simpanan uang yang ada, mungkin Anda telah tidak asing dengan istilah deposito dan tabungan berjangka. Melainkan, tahukah Anda apa sebetulnya perbedaan dari deposito dan tabungan berjangka? Apakah keduanya memiliki persamaan?

Sebelum melanjutkan pembahasan mengenai perbedaan dan persamaan dari kedua produk simpanan ini, Anda semestinya memahami khususnya dulu definisi dan mengenal lebih jauh kedua produk simpanan ini. Berikut yaitu pengertian dan penjelasan mengenai deposito dan tabungan berjangka:

Apa itu deposito?

Rentang garis besar deposito adalah sebuah produk simpanan dari bank yang mempunyai jangka waktu mulai dari 1 bulan, 3 bulan, sampai 12 bulan untuk menyimpan uang. Deposito memiliki minimal dana yang dapat disetorkan sebesar Rp8.000.000 hingga Rp10.000.000.

Maka waktu ini merupakan jatuh tempo yang sudah disepakati bersama bank sebelumnya. Anda tak boleh mengambil dana yang telah diserahkan di permulaan sebelum jatuh tempo, Anda akan terkena biaya penalti bila Anda mengambil dana hal yang demikian sebelum waktunya.

Suku bunga deposito tergantung dari masa permulaan penyetoran dana. Sebagai teladan, kalau Anda memilih rentang waktu 3 bulan dengan nilai suku bunga sekitar 3,5%, maka ketika ada kenaikan suku bunga menjadi 4,5% atau lebih dalam bentang waktu tersebut, dana Anda akan konsisten mengaplikasikan suku bunga permulaan sebesar 3,5% dan tak mengikuti perubahan.

Di lain sisi, deposito juga mempunyai cara Automatic Roll-Over (ARO). Layanan yang akan memberikan kemudahan untuk Anda dalam meningkatkan profit dengan cara menambahkan hasil bunga ke dalam poin deposito sebelumnya.

Sebagai contoh, jikalau Anda menyetorkan dana permulaan sejumlah Rp10.000.000 dengan keuntungan sebesar Rp150.000, dengan jatuh tempo dalam 1 bulan. Namun di bulan berikutnya seandainya Anda menerapkan cara ARO, dana depsito Anda akan berkembang menjadi Rp10.150.000.

Melainkan,kalau Anda tidak menerapkan cara ATO, maka keuntungan dengan nominal Rp150.000 tadi akan ditransfer ke rekening Anda dan skor deposito akan konsisten sebesar setoran permulaan.

Apa itu tabungan berjangka?

Macam apa itu tabungan berjangka? secara awam tabungan berjangka adalah bentuk simpanan yang ditawarkan oleh bank untuk menaruh dana tanpa tarif administrasi dan dengan risiko yang rendah. Bila tabungan ini juga sering kali disebut sebagai tabungan berencana.

Kalau tabungan biasa tidak meminta dan menuntuk nasabahnya untuk menyetorkan danan tiap bulannya dalam jumlah tertentu, karenanya tabungan berjangka mengaplikasikan hal yang sebaliknya.

Dalam tabungan berjangka, nasabah sudah mempunyai target dana dan akan menabungkan sejumlah uang yang sudah disepakati di permulaan yang akan di serahkan tiap bulannya sampai menempuh sasaran dana yang telah ditargetkan. 

Dengan menyerahkan dana secara konsisten dengan suku bunga yang lebih tinggi dari tabungan biasa, karenanya Anda tentunya akan menerima keuntungan yang lebih besar meskipun berada di jangka waktu yang sama.

Perbedaan deposito dan tabungan berjangka 

Kalau deposito dan tabungan berjangka sama-sama menyetorkan sejumlah uang, memiliki suku bunga yang tinggi, dan memiliki jangka waktu dari tabungan lazim, seketika dimana letak perbedaanya?

Sekilas memangkedua macam produk ini kelihatan mirip, dikarenakan keduanya mempunyai suku bunga yang tinggi dan tanpa tarif administrasi. Tetapi, di lain sisi, terdapat perbedaan diantara keduanya. Berikut yakni sebagian perbedaan deposito dan tabungan berjangka:

Biaya

Perbedaan pertama ialah soal tarif, untuk deposito hanya terdapat tarif penalti seandainya Anda ingi mencairkan dana sebelum waktu jatuh tempo. Sebagai model, seandainya deposito Anda mempunyai rentang waktu jatuh tempo selama 1 tahun, tapi Anda berkeinginan mencairkannya sebelum rentang waktu yang di tentukan, semisal di bulan ke 5, karenanya dana yang Anda miliki secara otomatis akan seketika terpotong biaya penalti.

Tabungan berjangka juga memiliki tarif pinalti. Namun, Anda juga akan dikenakan tarif keterlambatan kalau Anda tidak menyetorkan dana bulanan di tanggal yang sudah disepakati.

Dana yang Disetorkan

Dana yang disetorkan pada deposito hanya dilakukan di permulaan serta memiliki minimum dana yang semestinya disetorkan. Lain halnya dengan tabungan berjangka, padahal memiliki penyetoran di permulaan, Anda juga di haruskan untuk menyetorkan sejumlah uang tiap bulannya.

Sebagai teladan, ketika Anda membikin deposito, karenanya Anda perlu menyetorkan sejumlah dana sebesar Rp8.000.000 atau Rp10.000.000 di awal pembuatan deposito. Lalu, Anda cuma tinggal menunggu perkembangannya hingga jatuh tempo.

Di sisi lain, Anda tidak boleh menambahkan dana deposito yang telah Anda buat. Melainkan, Anda masih dapat membikin rekening deposito yang baru bila memenuhi prasyarat.

Profit sebaliknya terjadi pada tabungan berjangka, tabungan berjangka akan minta Anda untuk menyerahkan setoran permulaan, yang kemudian dilanjutkan dengan menyetorkan sisa dana dari jumlah sempurna sasaran dana tiap-tiap bulannya dalam waktu yang telah disepakati dengan pihak bank.

Ada sebagian bank yang sudah membatasi minimum setoran yang mesti di serahkan di awal, tetapi ada juga yang memberikan kebebasan nasabahnya untuk mempertimbangkan jumlah setoran permulaan.

Jangka Waktu

Berbeda dengan deposito, rentang waktu untuk tabungan berjangka pada lazimnya lebih fleksibel. Itu disebabkan tabungan berjangka mempunyai metode penyetoran uang atau dana per bulan, sehingga Anda patut menyesuaikan dana untuk tabungan asa dan dana untuk penyetoran bulanan.

Seperti model, kalau anda mau memiliki dana hasrat senilai 30 juta, setoran permulaan yang Anda serahkan sejumlah 10 juta, dan kesanggupan untuk penyetoran bulanan Anda senilai 1 juta, karenanya setidaknya Anda memerlukan waktu kurang lebih 19-20 bulan agar sasaran Anda dapat tercapai.

Deposito sendiri ialah produk simpanan yang kaku, umumnya mempunyai waktu jatuh tempo yang sudah ditentukan dengan pihak bank. Palingsedikit jatuh tempo adalah bentang waktu 1 bulan. Oleh sebab itu, meski keduanya mempunyai jangka waktu, wujud dan sistemnya tetaplah berbeda.

Profit Deposito

Untuk beberapa orang yang pernah mendepositokan uangnya di bank, tentu saja hal ini dianggap sebagai opsi yang ideal untuk berinvestasi. Profit deposito kecuali memiliki risiko yang cukup rendah, dana deposito para nasabah juga dijamin keamanannya oleh  Penjamin Simpanan atau LPS.

Keuntungan Tabungan Berjangka

Salah satu keuntungan tabungan berjangka merupakan bisa membantu Anda untuk meminimalisir pengaplikasian uang untuk hal yang bersifat konsumtif, sebab mempunyai jangka waktu dimana saldo yang Anda miliki tak bisa ditarik. Tabungan berjangka juga melakukan penarikan dana otomatis dari tabungan atau rekening utama Anda tiap bulan.