Gaya Hidup Konsumtif
Bisnis dan Finansial

Cek Petunjuk Ini, Apa Anda Termasuk Gaya Hidup Konsumtif?

Talkingdollarsandcents – Secara garis besar gaya hidup konsumtif adalah gaya hidup yang dimana seseorang membeli suatu barang secara berlebihan atas dasar harapan, bukan atas dasar keperluan, yang menyebabkan pemborosan.

Di zaman yang telah modern seperti sekarang ini, keadaan seringkali mengharuskan kita untuk dapat pesat menyesuaikan diri meniru perkembangan yang ada. Perkembangan teknologi dari tahun ke tahun yang semakin canggih juga mewajibkan kita untuk meningkatkan daya beli agar tak disebut ketinggalan zaman.

Mempunyai energi beli yakni suatu hal yang sepatutnya disyukuri. Sedangkan begitu, memiliki energi beli bukan berarti Anda bisa menghamburkan uang dengan membeli barang yang Anda inginkan dengan berlebihan. Sifat konsumtif ini akan merugikan diri Anda sendiri. Apa itu gaya hidup konsumtif? Yuk simak ulasan dibawah ini.

Ciri Gaya Hidup Konsumtif

Gengsi

Sifat ini memang tak jarang menjadi salah satu penunjang seseorang untuk bersikap konsumtif dalam hidupnya supaya menonjol lebih cakap dimata orang lain dari segi finansial.

Orang yang mempunyai sifat seperti ini akan selalu meniru gengsinya daripada kemampuan finansialnya.

Senantiasa Mengikuti Isu

Bagi beberapa orang, mencontoh perkembangan yang sedang isu terkini yaitu hal yang positif, namun apabila Anda meniru isu terkini dengan metode yang berlebihan karenanya tentu saja hal ini akan menjadi hal yang negatif. Hakekatnya ciri yang satu ini sangat acap kali kita jumpai, dimana mereka betul-betul bahagia dikala meniru trend yang sedang booming saat itu, mulai dari gaya berpakaian, gadget, maupun trend lainnya. Dan lazimnya hal ini muncul sesudah mengamati barang yang baru dirilis dengan alasan tak ingin tertinggal isu terkini.

Berkeinginan Dikagumi Oleh Orang Lain

Salah satu ciri gaya hidup konsumtif lainnya yakni merasa mau dikagumi oleh orang lain. Hal ini membuat seseorang akan menjalankan gaya hidup konsumtif supaya orang lain mengagumi dan memujinya, yang membuat perasaan senang.

Hidup Bermewahan

Gaya hidup konsumtif berikutnya merupakan hidup bermewah-mewah. Hal ini disebabkan karena adanya keinginan untuk merasakan hidup yang lebih mewah dengan fasilitas dan seperti itu banyak barang yang dia miliki. Ciri ini tentunya tidak akan pernah terlewatkan bila kita memandang orang yang mempunyai gaya hidup konsumtif.

Menyenangi Pilih-Pilih Ketika Bersosialisasi

Banyak dari mereka umumnya suka memilih-milih dengan siapa mereka berkeinginan bersahabat atau bersosialisasi. Mereka senantiasa beranggapan apabila mereka tidak berkomunikasi dengan dengan orang yang tak memiliki adat istiadat yang sama karenanya perbincangan mereka tidak akan nyambung.

Apakah Anda termasuk ke dalam list di atas?

Gaya Hidup Konsumtif dan Hedonisme

Secara lazim, hedonisme dan gaya hidup konsumtif memang cukup mirip. Melainkan, kalau kita membedah artinya, hedonisme dan gaya hidup konsumtif adalah dua hal yang berbeda.

Dikutip dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), hedonisme adalah suatu pandangan hidup seseorang yang menganggap bahwa kesenangan atau kenikmatan secara materi adalah satu-satunya tujuan utama dalam hidup.

Lantas apa perbedaan hedonisme dan gaya hidup konsumtif? Hedonisme sendiri ialah sebuah pandangan dalam hidup, sedangkan untuk gaya hidup konsumtif yaitu sebuah perbuatan yang dilakukan ketika seseorang menganut pandangan tersebut. Jadi, dengan kata lain orang yang hedonis bisa dipastikan memiliki sifat yang konsumtif.

Teladan Gaya Hidup Konsumtif

Pernahkah Anda membeli bermacam-macam macam barang hanya karena barang itu kelihatan lucu atau sekedar menginginkan barang hal yang demikian tanpa memikirkan poin guna atau fungsi barang tersebut dalam kehidupan Anda? Bila Anda pernah menjalankannya, itu berarti Anda sudah berbuat konsumtif.

Pembelian barang-barang yang berlebihan ini tidak jarang akan usai sia-sia, karena barang-barang yang Anda beli dengan mengutamakan harapan ini tak mempunyai fungsi yang Anda butuhkan.

Pengaruh Buruk Gaya Hidup Konsumtif

Selain dapat memberikan rasa puas, gaya hidup konsumtif juga mempunyai imbas buruk. Seandainya dilihat dari sisi perencanaan keuangan, perilaku ini tentu saja dianggap sebagai budaya buruk. Karena dapat memunculkan pemborosan dan tidak terlaksananya alokasi finansial yang baik.

Lalu, berakibat terjadinya kesenjangan sosial dan inflasi yang diakibatkan oleh gaya hidup konsumtif hal yang demikian.

Gaya hidup konsumtif juga bisa diartikan tingginya jumlah seseorang yang membelanjakan uang mereka. Kalau jumlah orang yang bertindak konsumtif semakin banyak, maka uang yang beredar juga akan kian banyak sehingga hal ini akan mensupport menurunnya poin uang dan terjadilah inflasi.

Metode Mengatasi Gaya Hidup Konsumtif

Setelah Anda mengenal dampak negatif dari gaya hidup konsumtif, tentunya Anda sebisa mungkin untuk menghindari sifat ini supaya masa depan keuangan Anda dapat terjamin. Salah satu cara untuk menghindar dari sifat konsumtif ini yaitu mengelola keuangan Anda dengan bijak, selain itu ada beberapa cara mengatasi gaya hidup konsumtif yang telah kami rangkum sebagai berikut:

Membuat anggaran pengeluaran bulanan dengan selalu menentukan prioritas keperluan Anda. Pakai data anggaran ini sebagai patokan supaya Anda tidak mengalami overspend atau mengalami pengeluaran berlebih untuk hal-hal yang tak penting.

Mengalokasikan uang Anda untuk investasi dan asuransi. Kedua hal ini ialah tabungan yang akan berkhasiat untuk diri Anda di masa depan. Dengan mempunyai asuransi, Anda akan menerima perlindungan dari seluruh resiko yang sewaktu-waktu bisa terjadi menimpa Anda.

Jangan pernah merasa gengsi. Anda wajib menanamkan pemikiran bahwa Anda tidak senantiasa harus mempunyai sesuatu yang orang lain miliki. Hidup dengan arif dan mengelola keuangan dengan jitu tanpa wajib selalu memperhatikan apa yang orang lain miliki. Kalau Anda merasa bahwa orang-orang disekitar Anda telah membawa dampak negatif khususnya dalam hal finansial, Anda lebih baik mencari lingkungan baru yang lebih bagus dan mempunyai dampak positif untuk Anda.

Itu tadi yaitu sedikit penjelasan perihal apa itu gaya hidup konsumtif, ciri gaya hidup konsumtif, contoh gaya hidup konsumtif, dampak buruk gaya hidup konsumtif, dan cara mengatasi hidup konsumtif. Kesimpulannya yaitu, Anda harus dapat mengelola keuangan dengan arif dan menghindari gaya hidup konsumtif supaya Anda tidak mengalami kesulitan finansial di masa depan.