belajar saham
All Investasi

Belajar Saham dan Tips Saham Untuk Pemula

Mengetahui Tentang Saham

Apa Itu Saham? – Saham sudah tak aneh lagi untuk banyak orang, termasuk orang umum atau yang tak masuk di dunia investasi sekalipun. Kita tak jarang mendengarnya di bermacam-macam media seperti TV, dunia maya, radio, malah sosial media.

Namun apakah anda tahu apa itu saham? Meski terdengar tak asing namun perlu disadari bahwasanya hanya sedikit saja penduduk di Indonesia yang memahaminya. Tak hanya orang yang berada jauh di perkotaan, melainkan bahkan orang-orang di perkotaan yang tak cukup terdidik dan paham apa itu saham. Mari kita belajar saham!

Apa Itu Saham?

Saham adalah surat berharga yang menunjukan bagian bukti kepemilikan atas suatu perusahaan atau Perseroan terbatas (PT) dan disebarkan terhadap publik melalui tempat sah bernama pasar modal.

Pemegang saham juga bisa berpartisipasi dalam andil perusahaan, seperti memilih dewan direksi dan memberikan bunyi pada tujuan dan kebijakan perusahaan serta pemecahan saham.

Tak cuma itu, pemegang saham juga memilki untuk dalam bentuk dividen dan keuntungan modal. Profit dari saham biasanya diperoleh oleh mereka yang mengungguli obligasi serta saham preferen dalam bentang panjang.

Belajar saham yakni salah satu ragam investasi yang mempunyai risiko yang tinggi dan profit yang tinggi juga dibandingi dengan yang lain. Oleh maka bagi anda yang mau berinvestasi di saham disarankan untuk mempelajari cara kerja saham, memahami analitik  fundamental dan merajai kesanggupan analitik teknikal.

Bagi perusahaan yang berharap menerbitkan saham sepatutnya mengawali dengan mengerjakan penawaran umum perdana atau IPO (initial public offering). Nilai jual saham yang tinggi dan laba yang besar diwujudkan oleh perusahaan sehat, hal ini menjadi energi tarik sendiri dalam berinvestasi di instrumen saham. Mari belajar saham!

Macam-macam Saham dan Penjelasannya

1. Jenis Saham dari Segi kemampuan Hak Tagih dan Klaim

Saham Biasa (Common Stocks)

Macam ini memiliki karakteristik yakni dapat mengerjakan klaim kepemilikan penghasilan dan kesibukan yang dimiliki perusahaan.

Saham Preferen

Golongan ini yaitu gabungan dari Common Stocks (saham lazim) dengan obligasi, golongan ini juga menjadi salah satu primadona bagi para pemberi modal karena dapat menciptakan pendapatan tetap.

2. Macam Saham dari Segi Metode Peralihannya

Saham Atas Unjuk (Bearer Stocks)

Seandainya secara lahiriah, tipe ini memiliki karakteristik tak tertulis nama pemiliknya, hal ini bertujuan supaya mudah dipindah tangankan dan lazimnya juga untuk diperjual belikan oleh para pemodal.

Saham Atas Nama (Registered Stocks)

Tipe ini mempunyai karakteristik kebalikan dari saham atas unjuk, adalah secara jasmaniah tertulis terang nama dari pemiliknya, dan peralihannya pun sepatutnya melalui procedure yang ada.

3. Variasi Saham dari Segi Performa Perdagangan

Blue Chip Stocks

Macam ini banyak diburu oleh para pemodal karena berasal dari perusahaan yang memiliki reputasi nasional dari sisi kwalitas yang baik sebagai petinggi di industrinya serta memiliki pendapatan yang stabil dan tetap dalam membayar dividen.

Income Stocks

Variasi ini memiliki keunggulan dalam hal membayar dividen yang lebih tinggi dari rata-rata dividen yang dibayarkan pada tahun sebelumnya, sehingga mempunyai daya tarik tersendiri bagi para pemberi modal.

Growth Stocks

ialah perusahaan-perusahaan yang memiliki pertumbuhan pendapatan yang tinggi dan mencerminkan optimisme dalam lingkup sector atau industry sejenis.

Speculative Stocks

Jenis ini memiliki potensi untuk mewujudkan laba yang tinggi di masa depan, tetapi tak konsisten di setiap tahunnya.

Counter Cyclical Stocks

Ragam ini yaitu yang paling stabil dan tak terlalu berpengaruh oleh keadaan ekonomi makro atau bisnis secara umum.

Cara Membeli Saham Dengan Aman

Keuntungan yang besar memang memiliki tenaga tarik sendiri termasuk bagi pemula yang ingin berinvestasi di saham. Oleh karena itu bagi anda yang mau di terjun di dunia investasi perlu mengetahui beberapa tip cara membeli saham yang aman. Mari belajar saham.

1. Menentukan Sekuritas

Sebelum membeli saham di Bursa Efek anda mesti belajar saham dan memiliki rekening dana nasabah atau RDN. Maka kita patut memastikan terlebih dulu perusahaan sekuritas yang nantinya sebagai daerah untuk membuka rekening saham. Dalam hal ini anda sepatutnya berhati-hati, dan sungguh-sungguh direkomendasikan memilih sekuritas yang legal dan sudah teregistrasi di situs legal OJK (Otoritas Jasa Keuangan).

2. Setor Dana Deposit Permulaan

Sesudah belajar saham dan memiliki rekening saham karenanya anda telah dapat untuk membeli saham, merupakan dengan melakukan deposit awal khususnya dahulu cocok dengan undang-undang dari perusahaan sekuritas. Caranya sangat mudah anda bisa setor dana ke nomor RDN via transfer ATM ataupun mobile banking.

3. Transaksi Jual Beli Saham

Setelah belajar saham anda melakukan deposit dan terdapat saldo yang ada pada RDN maka anda bisa melakukan jual beli saham. Kita dapat membeli saham minimal 1 lot di perusahaan sekuritas, 1 lot sendiri berisi dari 100 lembar saham. Begitupun saat ingin memasarkan, ialah minimal menjual 1 lot saham atau 100 lembar.

4. Settlement Transaksi

Settlement transaksi yakni jenjang penyelesaian prosedur transaksi saham, dan anda bisa melakukannya dalam 2 hari sejak dikerjakan transaksi. Tapi anda akan dikenakan dengan sebesar 45% per tahun seandainya tidak melakukan settlement transaksi di waktu yang sudah ditentukan. Menarik kan belajar saham?

5. Analisa Fundamental

Analitik fundamental yakni menganalisis hal-hal yang terkait dengan keadaan keuangan dari suatu perusahaan dan menganalisis secara keseluruhan kinerja perusahaan, yang bertujuan untuk mengenal sifat-sifat dasar dan karakteristik operasional dari perusahaan publik. Yuk belajar saham!

6. Stock Screener

Stock screener adalah teknik untuk mempermudah kita dalam menyaring saham menurut parameter tertentu, semisal menurut volume perdagangan, value, frekuensi, keuntungan, kerugian dan lain sebagainya.

Cara menjalankannya bahkan cukup mudah, anda dapat mengamati laporan keuangan atau minta rekomendasi dari spesialis serta melakukan riset.

Tips Bermain Saham Untuk Pemula

Anda mesti meyakinkan diri anda bahwa saham yakni instrument investasi yang pas untuk anda, pasalnya saat anda melaksanakan investasi dalam bentuk saham karenanya dibutuhkan janji sebab diciptakan sebagai investasi jangka panjang. Berikut ini sebagian kiat bermain saham untuk pemula.

  1. Pahami pengetahuan dasar saham.
  2. Pelajari analitik  saham.
  3. Melakukan transaksi berjangka
  4. Hindari berhutang
  5. Membeli saham ketika harga/skor turun

Belajar saham LQ45 dan IDX30

Belajar saham adalah salah satu instrument investasi terbaik bagi pemula untuk meningkatkan tenaga finansial, tapi mempunyai profil risiko yang tinggi sehingga banyak yang perlu dilihat.

Seandainya anda beratensi untuk memulai investasi dengan instrument saham, karenanya anda bisa memulai dengan saham kategori blue chip sebagai anjuran saham terbaik. Karena golongan ini memiliki laba yang stabil dan umumnya ada dalam daftar indeks saham LQ45 atau IDX30.

Selain mempunyai tingkat kapitalisasi pasar yang tinggi, investor juga akan mendapatkan penghargaan berupa dividen regular yang terjual. Karakteristik dari saham blue chip yaitu aman serta bisa memberikan imbal hasil yang baik di masa depan sehingga sangat sesuai bagi pemula.

Beberapa saham blue chip terbaik yang ada di Indonesia antara lain Bank Central Asia (BBCA), Bank Rakyat Indonesia (BBRI), Bank Mandiri (BMRI), dan masih banyak lagi yang lainnya.